Search This Blog

Sunday, 18 June 2017

Enam Syarat yang Harus Dimiliki Sebelum Memulai Bisnis

Saat ini banyak orang ingin memiliki usaha sendiri, bahkan para karyawan kantor maupun pekerja PNS pun tak sedikit yang memiliki usaha sampingan yang dikelola sendiri. Namun tidak semua orang dapat mewujudkannya, banyak yang belum memiliki keberanian untuk memulainya.

Berbagai macam alasan kenapa belum bisa atau belum berani memulaibisnis sendiri, mulai dari belum memiliki modal sampai belum punya keberanian memulai wirausaha.

selain harus memiliki keberanian untuk memulai tetapi juga perlu perhitungan yang matang untuk meminimalkan kesalahan.  Berikut tips bagaimana cara memulai wirausaha:

1. Keberanian

Seorang yang berjiwa enterpeneur harus memiliki keberanian. Keberanian memulai , keberanian mengambil dan menghadapi resiko dalam wirausaha. Jika anda belum cukup berani untuk memulai usaha sementara keinginan untuk berwirausaha sudah ada, Anda dapat melakukan kerjasama dengan rekan atau sodara untuk memulainya hal ini akan menambah keyakinan dan keberanian berwirausaha.

2. Planning

Wirausaha apa yang akan Anda jalankan? Menjual produk atau jasa? Semua itu harus di rencanakan, bagaimana Anda memulai, hal apa yang harus dipersiapkan, bagaimana Anda akan menjalankan usaha tersebut, dan lain sebagainya. Semua itu harus di rencanakan untuk menghindari atau meminimalkan kesalahan dan kerugian yang timbul. Sebaiknya Anda menuliskan setiap rencana yang akan dilakukan.

3. Memiliki Pengetahuan

Memulai wirausaha tidak semata mengandalkan keberanian memulai tetapi juga harus memiliki pengetahuan mengenai usaha yang akan dijalankan. Jika hal tersebut belum dimiliki maka hendaklah segera mempelajarinya. Tidak harus memiliki pengetahuan sempurna untuk memulai wirausaha, Anda dapat belajar sambil menjalankan wirausaha yang Anda jalani.

4. Optimis

Dalam wirausaha, Optimis diperlukan untuk menumbuhkan semangat dan keberanian. Dengan memiliki optimis yang tinggi, akan menghasilkan keputusuan keputusan  positif yang diambil ketika menjalankan wirausaha. Prilaku optimis dapat mendorong hasil yang optimal terhadap usaha yang Anda jalani.

5. Kerja keras

Merintis atau memualai wirausaha memang tidaklah mudah, banyak yang harus dipersipakan dan dilakukan untuk memajukan usaha yang dijalani. Semangat dan kerja keras dalam membangun wirausaha sangat dibutuhkan karena bagaimanapun tidak ada kesuksesan tanpa usaha dan kerja keras.

6. Doa

Jangan merasa diri hebat atas semua yang telah diusahakan. Biar bagaimanapun manusia butuh akan pertolongan Allah Ta’ala, seteleha semua daya dan upaya di kerahkan maka saatnya menyerahkan semua hasil usaha anda kepada sang pencipta harena Dial ah sang Maha Penentu.(vaa)

Source: http://ift.tt/2gxgYm3

The post Enam Syarat yang Harus Dimiliki Sebelum Memulai Bisnis appeared first on PAPUA.business.

Wednesday, 2 March 2016

7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif

Bisa karena biasa, kebiasaan membentuk siapa kita.

Kebiasaan bisa membangun masa depan anda. Sukses dan gagal dibangun dari kebiasaan. Ingat kebiasaan anda, karena kebiasaan itu yang menentukan siapa anda 5-10 tahun yang akan datang.

Bukan dari di mana, dengan siapa, di lingkungan manda anda, tetapi kebiasaan anda lah kuncinya.



Kebiasaan 1. Proaktif, kebiasaan yang pertama ialah pro-aktif, menjemput bola, melangkah sebelum waktu, grab the future today.

Memilih menanggapi segala sesuatu secara positif.
Paradigma, mercusuar, kapal sedang berlabuh, karena radar censor rusak, maka kapal disuru berubah haluan. Kapal sebelahnya merespons, "Anda yang harus berubah!", keduanya baku tuduh harus berubah. Karena dia merasa benar, dan memaksa kapal sebelah yang harus berubah. Kita harus rubah respons kita terhadap apa yang terjadi.

Atas masalah itu dengan sudut pandang yang bervariasi.

Masalah membuat diri kita menjadi lebih kuat dan lebih maju.

Kebiasaan 2. Mulailah dengan hasil akhir.
Nick tak punya tangan dan tak punya kaki, tetapi pengusaha kayaraya. Perusaha besar sekali. Mottonya ialah "Begin from the end!" Mulailah dari apa yang anda inginkan. Anda percaya bahwa impian itu pasti bisa dicapai, dan anda hidup dalam realitas impian anda.

Kalau anda tidak bisa membayangkan apa yang anda capai, maka anda mungkin tidak akan mencapainya. Visualisasikan apa yang ada dalam impian anda.

Buatlah buku impian.

Kebiasaan 3. Prioritaskan hal yang utama dan yang penting. Tidak terfokus pada masalah tetapi kepada peluang. Kita tidak akan berburu-buru, menikmati proses yang sedang kita jalani.

Setiap malam saya tulis apa yang harus asya lakukan setiap hari. Saya tidak fokus kepada masalah.

Kalau anda sibuk dengan waktu anda, maka tidak ada waktu untuk pikirkan hal2 negatif atau masalah.

Kebiasaan 4. Berpikir win-win, win-win situation.
Altit dididik untuk berprestasi, bukan dengan cara-cara licik dan merugikan diri sendiri. Apa yang saya bisa dapat dan makan dari kamu yang kita pikirkan, maka hubungan itu ialah hubungan palsu, hubungan sebentar.

Anda maju saya maju, anda untung saya untung, maka hubungan ini langgeng.

Kalau pikirannya apa yang saya dapat dari Anda, maka hubungan ini tidak akan bertahan.

Kebiasaan 5. Berusahalah untuk memilih memahami lebih dahulu kemudian dipahami.
Untuk bisa memahami orang lain, anda harus bisa menjadi pendengar yang baik. Oleh sebab itu saya percaya hari ini jadilah pendengar yang baik. pembicara yang baik ialah pendegar yang baik. kita punya dua telinga dan satu mulut, jadi mendengar lebih banyak dan berbicara lebih sedikit.

Kebiasaan 6. Bersinergi.
Prestasi dan kemajuan bukan hanya oleh satu orang. Ada orang-orang di balik, di samping, di depan dan di belakang yang menopang, mendorong, mendampingi, menarik. Ada mentor, ada teman kerja.

Semoga video ini juga memberikan inspirasi untuk sinergi.

Kebiasaan 7. Mengasah gergaji. Mental, fisik, emosional dan spiritual harus dibenahi, diberi makan, dipelihara, dikembangkan.

Membangun perusahaan yang baik perlu fisik yang baik, perlu latihan rohani yang baik, perlu mental yang prima. Emosi juga harus bagus.

Apa artinya mengasah gergaji? Mau sukses tidak seperti pakai kampak, tetapi dengan gergaji, kebiasaan dibangun setiap hari. Emosi: sikap, tidak mudah menyerah.

Secara sosial, apa artinya sukses tetapi tidak banyak orang bangga dan berdampak bagi orang lain.