Search This Blog

Showing posts with label inspirasi bisnis. Show all posts
Showing posts with label inspirasi bisnis. Show all posts

Saturday, 8 July 2017

Fakta Unik Soal Jeff Bezos Yang Perlu Anda Tahu

AyoPreneur – Jeff Bezos, pendiri dan CEO Amazon, telah menjadi subjek berita utama di seluruh dunia baru-baru ini, baik di berita tentang keberhasilan dirinya memimpin Amazon menuju masa keemasan, maupun berita yang mengkritik tajam budaya kerja yang dia buat di Amazon.

Jeff Bezos, pendiri dan CEO Amazon

Jeff Bezos, pendiri dan CEO Amazon

Namun, pada saat yang sama, banyak orang yang juga mengagumi kecerdikannya dan layanan pelanggan berkualitas tinggi yang disajikan Amazon, serta dedikasi Bezos kepada anak-anaknya dan istrinya, MacKenzie.

Apakah pencapaiannya lebih besar daripada kritik terhadapnya? Berikut ini 5 (lima) fakta yang perlu diketahui tentang CEO Amazon, seperti dikutip dari Heavy.

1. Bermula dari Garasi Kecil

Pada usia 31 tahun, Bezos memulai Amazon dari sebuah garasi kecil di Bellevue, Seattle dengan bantuan istri dan satu orang karyawan, Shel Kaphan. Awalnya dia menamai bisnisnya “Cadabra,” tetapi ketika seorang pengacara salah mendengar nama itu menjadi “Cadaver” yang berarti “bangkai”, dan kemudian ia memutuskan untuk mengubahnya menjadi Amazon.

Ia memilih Amazon karena berharap gagasan Amazon sebagai sungai terbesar di dunia itu mencerminkan perusahaannya yang suatu hari akan tumbuh menjadi penjual buku terbesar di dunia.

2. Keluarga

Bezos saat ini masih ada dalam ikatan pernikahan dengan wanita yang sama, ketika ia merintis Amazon. Wanita itu bernama MacKenzie Bezos. Bersama-sama, mereka memiliki empat orang anak: tiga orang anak laki-laki dan satu orang anak gadis yang diadopsi dari Tiongkok.

Mereka menikmati kegiatan keluarga pada umumnya, seperti pergi untuk melihat film Mission Impossible 5. Uniknya, MacKenzie juga menulis novel dan Jeff akan menghabiskan sepanjang hari untuk membaca naskahnya, sekaligus menawarkan ide-ide dan pikirannya.

Bezos sebenarnya adalah nama keluarga dari orangtua adopsinya, Miguel Bezos, seorang engineer perminyakan di Exxon, dan Jackie Bezos. Jeff diadopsi oleh mereka saat berusia empat tahun. Ayah biologis Jeff, Ted Jorgensen, berusia 19 tahun saat Jeff lahir dan meninggalkannya saat Jeff berusia 3 tahun.

Jorgensen memiliki toko sepeda di Glendale, Arizona. Sebelumnya, Ted telah mengizinkan Jackie dan Miguel untuk mengadopsi Jeff dan dari waktu ke waktu, Ted lupa nama belakang Jeff yang baru. Ketika Ted mengetahui bahwa Jeff Bezos adalah putranya, ia bahkan tidak tahu apa itu Amazon karena ia tidak menggunakan komputer.

3. Terus Berinovasi

Sosok yang inovatif dan pandai melihat peluang, mungkin layak disematkan kepada Jeff Bezos. Bagaiamana tidak, Amazon Inggris baru-baru ini menandatangani kesepakatan dengan trio Top Gear: Jeremy Clarkson, Richard Hammond, dan James May. Ketiganya menjadi tuan rumah pameran mobil di gelaran Amazon Prime 2016. Baginya, kemitraan adalah hal yang menggembirakan.

Bezos juga percaya bahwa pesawat tak berawak (drone) suatu hari akan menjadi hal umum, seperti halnya kita melihat sebuah truk pengangkut surat.

Perlu diingat, Jeff tidak hanya berinovasi melalui Amazon karena Jeff juga memiliki perusahaan luar angkasa bernama Blue Origin. Perusahaan ini meluncurkan roket pertamanya di tahun ini dan sudah mendaftar untuk penerbangan antariksa.

4. Orang Terkaya ke-15 di Dunia

Menurut Forbes, Jeff merupakan orang terkaya ke-15 di dunia, dengan nilai kekayaan sebesar US$ 47,2 juta pada usia 51 tahun. Sementara di jajaran perusahaan teknologi, ia merupakan orang terkaya ke-3, setelah Bill Gates dan Larry Ellison.

Sejumlah properti miliknya, antara lain properti di depan danau di Seattle, peternakan jagung di West Texas, area seluas tiga blok di Seattle, apartemen Century Tower di Manhattan, properti Medina di Washington, dan rumah senilai US$ 24,5 juta di Beverly Hills.

5. Budaya Kerja yang Dibuatnya Mengundang Kritik

Baru-baru ini Amazon mendapat banyak kritik tajam terkait budaya kerja. Dalam sebuah surat kepada pemegang saham pada 1997, Jeff menulis, “Anda dapat bekerja dalam waktu lama, bekerja keras, atau bekerja secara cerdas, tetapi di Amazon.com Anda tidak dapat memilih dua dari ketiganya.”

Potongan pada kalimat di surat tersebut jelas menyatakan bahwa budaya kerja di perusahaan yang didirikan pada 5 Juli 1994 ini memang keras. Pada 2011, di luar gudang Amazon ditemukan ambulans yang menunggu untuk mengangkut karyawan Amazon yang meninggal karena bekerja di ruangan bersuhu sangat panas.

Kemudian, Amazon juga dikenal dengan pergantian pekerjanya yang tinggi. Sejumlah karyawan diberikan 50 sampai 60 halaman yang berisi data dan hanya beberapa hari kemudian mereka akan ditanyai tentang ribuan angka dari data tersebut. Karena itu, banyak karyawan menjalani hari mereka tanpa tidur supaya bisa mengerjakannya.

Di samping itu, sebuah alat umpan balik (feedback) memungkinkan para karyawan di Amazon untuk berkompetisi dan melihat peringkat satu sama lain. Imbasnya, mereka yang ada di peringkat terendah setiap tahunnya tidak lagi bekerja di Amazon.

Hal ini menciptakan tensi kompetisi yang serius dan `gila`. Selain itu, hal yang juga patut disayangkan dari Amazon, para karyawan melaporkan bahwa mereka tidak memiliki kelonggaran apapun, jika kerabat atau mereka sendiri menderita penyakit serius, meskipun kinerja mereka sangat kuat. (bn)

Tuesday, 27 June 2017

Mama Yetta jualan pernak-pernik unik

Mama Yetta dan dagangan pernak-perniknya – Jubi/Yance

Sentani, Jubi – Demi memenuhi kebutuhan hidup, Mama Yetta Masoka berjualan pernak-pernik berbentuk buah pinang. Ia terus menekuni usahanya itu sejak 2009 sampai sekarang.

“Saya sudah berjualan ini sejak 2009. Pokoknya saya keliling di atas kapal sampai ke pasar hingga sekarang. Pernak-pernik ini juga tidak sembarang untuk digunakan, sebab ini bagian dari budaya, kalo mama kami dari Serui itu pake pinang,” kata Yetta, kepada Jubi, Senin, (26/6/2017).

Yetta menjelaskan, bahan-bahan yang digunakan dipilih yang berkualitas agar tidak mudah busuk atau hancur.

“Saya pake bahan dari buah pohon bitanggur, salah satu pohon yang ada di pinggir pante itu. Saya bawa dan amplas, setelah itu saya pakai cat semprot pylox, lalu dikasih lem yang dicampur ampas serbuk,” terangnya.

Sepintas hiasan atau pernak-pernik itu terlihat mudah untuk membuatnya, namun Mama Yetta mengatakan untuk membuatnya susah-susah gampang.

“Aduh, kalau mau kerja ini susah. Saya kerja sendiri bisa sampai 200 buah. Untuk mewarnai saja butuh empat macam warna dari hijau, kuning, putih dan pembungkus warna itu. Butuh empat sampai enam hari baru siap dipasarkan,” katanya.

Ia melanjutkan, pernak-pernik yang sudah jadi, ia jual dengan harga bervariasi sesuai ukuran barang.

“Barang jadi ada seperti anting, tempat kapur, jepit rambut dan hiasan lainnya. Kalau anting-anting saya hargai 50 ribu, jepit-jepit kepala juga 50 ribu. Kalau sudah di tempat ramai saya turunkan harga. Sementara di tempat jualan di Kapalitu 70-80 ribu per buah, tapi kalung ini dijual 100 ribu,” ucapnya.

Salah seorang pembeli mengatakan, pernak-pernik buah pinang ini memang unik dan banyak orang yang tertarik.

“Pernak-pernik ini unik sekali, apa lagi ada anting, kalung dan lain-lain. Saya lihat saat proses pembuatan dan saya tertarik,” ujar Ermince.

Sunday, 18 June 2017

Enam Syarat yang Harus Dimiliki Sebelum Memulai Bisnis

Saat ini banyak orang ingin memiliki usaha sendiri, bahkan para karyawan kantor maupun pekerja PNS pun tak sedikit yang memiliki usaha sampingan yang dikelola sendiri. Namun tidak semua orang dapat mewujudkannya, banyak yang belum memiliki keberanian untuk memulainya.

Berbagai macam alasan kenapa belum bisa atau belum berani memulaibisnis sendiri, mulai dari belum memiliki modal sampai belum punya keberanian memulai wirausaha.

selain harus memiliki keberanian untuk memulai tetapi juga perlu perhitungan yang matang untuk meminimalkan kesalahan.  Berikut tips bagaimana cara memulai wirausaha:

1. Keberanian

Seorang yang berjiwa enterpeneur harus memiliki keberanian. Keberanian memulai , keberanian mengambil dan menghadapi resiko dalam wirausaha. Jika anda belum cukup berani untuk memulai usaha sementara keinginan untuk berwirausaha sudah ada, Anda dapat melakukan kerjasama dengan rekan atau sodara untuk memulainya hal ini akan menambah keyakinan dan keberanian berwirausaha.

2. Planning

Wirausaha apa yang akan Anda jalankan? Menjual produk atau jasa? Semua itu harus di rencanakan, bagaimana Anda memulai, hal apa yang harus dipersiapkan, bagaimana Anda akan menjalankan usaha tersebut, dan lain sebagainya. Semua itu harus di rencanakan untuk menghindari atau meminimalkan kesalahan dan kerugian yang timbul. Sebaiknya Anda menuliskan setiap rencana yang akan dilakukan.

3. Memiliki Pengetahuan

Memulai wirausaha tidak semata mengandalkan keberanian memulai tetapi juga harus memiliki pengetahuan mengenai usaha yang akan dijalankan. Jika hal tersebut belum dimiliki maka hendaklah segera mempelajarinya. Tidak harus memiliki pengetahuan sempurna untuk memulai wirausaha, Anda dapat belajar sambil menjalankan wirausaha yang Anda jalani.

4. Optimis

Dalam wirausaha, Optimis diperlukan untuk menumbuhkan semangat dan keberanian. Dengan memiliki optimis yang tinggi, akan menghasilkan keputusuan keputusan  positif yang diambil ketika menjalankan wirausaha. Prilaku optimis dapat mendorong hasil yang optimal terhadap usaha yang Anda jalani.

5. Kerja keras

Merintis atau memualai wirausaha memang tidaklah mudah, banyak yang harus dipersipakan dan dilakukan untuk memajukan usaha yang dijalani. Semangat dan kerja keras dalam membangun wirausaha sangat dibutuhkan karena bagaimanapun tidak ada kesuksesan tanpa usaha dan kerja keras.

6. Doa

Jangan merasa diri hebat atas semua yang telah diusahakan. Biar bagaimanapun manusia butuh akan pertolongan Allah Ta’ala, seteleha semua daya dan upaya di kerahkan maka saatnya menyerahkan semua hasil usaha anda kepada sang pencipta harena Dial ah sang Maha Penentu.(vaa)

Source: http://ift.tt/2gxgYm3

The post Enam Syarat yang Harus Dimiliki Sebelum Memulai Bisnis appeared first on PAPUA.business.

Monday, 18 January 2016

3 Jenis Teman yang Wajib Anda Miliki untuk Sukses


  1. Mentor friend, teman pembimbing, senantiasa memberikan kita arahan, bimbingan, tujuan hidup, tuntutan, agar kita bisa meniti masa depan lebih baik. Ibarat sama dengan GPS saat mengendarai. Ia tidak menghindari kita untuk hilang, tetapi paling tidak ada pembimbing. Kegagalan ialah hal yang biasa, tetapi menjadi lebih sedikit. Mentor friend dalam segala hal, bukan hanya dalam bisnis.
  2. Body friend. Teman sekolah kita dulu. Teman hura-hura, teman main bola, akrab, bercanda. Sekedar bercanda.Tidak lebih daripada sekedar untuk menghilangkan lelah. Proporsinya jangan terlalu besar.Untuk mengejar masa depan, lebih baik bersama mentor-friend, daripada dengan body-friend.
  3. Folower-friend. Teman yang mengikuti Anda. Anda menjadi mentor mereka. Anda menjadi lebih sukses karena mereka.

Kekuatan FOKUS!! Hukum 10000 Jam

Kekuatan dari FOKUS: Hukum 10.000 Jam

Kekuatan yang sering kita dengar, tidak mungkin sukses kalau tidak fokus terhadap segala hal.


  • Hukum Segala sesuatu dilakukan berulang-ulang, akan ada hasil. Kaca pembesar diarahkan ke matahari dan disorot ke kertas, dengan fokus selama 1/2 jam, maka kertas itu akan terbakar.
  • Apa bedanya sebuah sinar bisa membakar kertas? Rumusnya ialah fokus.
  • Di bidang apapun, Anda bisa sukses kalau Anda bisa konsisten selama 10.000 jam.
  • Kalau kita lakukan satu hari satu hal setiap hari, maka Anda akan menjadi seorang pakar selama 10.000 jam, maka per minggu 5 hari per minggu x setahun, maka 127 tahun kemudian Anda menjadi pakar.
  • Berlatih 1 hari berapa jam? dikali berapa hari, dikali berapa bulan dan tahun sampai mencapai 10.000 jam.

 
Sangat meninginspirasi. Hukum 10.000 jam bisa bekerja jika kita ingin menjadi pakar. tapi kebanyakan kita ingin menjadi pakar dalam suatu hal dan juga mengusasi hal-hal iain sebagai hobi atau lainnya seperti programming, selancar, berenang. Ada buku yang menjabarkan bagaimana menguasai keterampilan dan terbukti bisa mengusasinya (tidak pakar tapi cukup piawai) yaitu The First 20 Hours (20 jam pertama menguasai keterampilan)..... karangan Joush Kaufman Kualitas lebih penting dari kuantitas. 10.000 jam sebaiknya tidak dipahami bahwa 10.000 itu mutlak harus kita lakukan. ada hukum 20/80 atau hukum pareto yang intinya menyatakan bahwa 80% hasil disebabkan oleh 20% sebab. Kita identifikasi 20$ dari 10.000 yang paling berpengaruh agar bisa menjadi pakar yang mempengaruhi 80% hasil. Kita beruntung hidup di zaman sekarang karena banyak orang yang telah menjadi pakar. Jika kita inign menjadi pakar, salah satu caranya temukan minat keparakan yang kita inginkan, cari orang, tokoh, mentor (mentor friend), orang lain yang telah sukses melakukan apa yang kita impikan, temukan strategi yang mereka lakukan lalu praktekan Semoga membantu...Terima kasih

Berpikir dan Berjiwa Besar

Buku ini buku lama yang dibahas tetapi pelajaran sangat relevan buat kita saat ini:


  1. Jangan dipengaruhi oleh apa yang di luar, tetapi kuatkan hai dan 
  2. Berani Ambil Tindakan. Langsung berdiri dan langsng lakukan. Senang teori-teori terus, ataukah langsung praktek dan rujuk ke teori pada saat ada masalah? Keberanian Anda berasal dari praktek, bukan dari baca buku. Praktek dari buku yang Anda baca lebih penting
  3. Berani menetapkan goals: jangka pendek, menengah dan jangka panjang.


 

Friday, 1 January 2016

Apa yang Saya Tangkap pertama kali dari Bob Sadono dan Doa Berkat untuk Papua Entrepreneurship

Suatu waktu saya nonton salah satu televisi swasta, dan tanpa saya rencanakan sebelumnya, saya tepat waktu itu melihat Bob Sadono memasuki salah satu toko miliknya, lebih baik saya sebut minimarket atau lebih tepa supemarket.

Waktu beliau turun dari mobilnya, dan berjalan berputar-putar pertama-tama di tempat tinggalnya, beliau tidak mengenakan sepatu ataupun sandal, alias kaki kosong, atau istilah di Papua kaki ayam. Memang saya sendiri tidak suka dengan alas kaki. Tentu saja alasan Bob Sadono kaki kosong dan alasan saya berbeda. Maklum saya dilahirkan di kampung, di zaman batu, sewaktu ayah-ibu masih menggunakan serba batu utnuk semua kegiatan sehari-hari.

Saya dibesarkan sampai umur 12 tahun dalam kondisi peralihan dari zaman batu ke zaman besi. Dalam waktu kurang dari 10 tahun sayapun beralih ke zaman modern. Nah, karena latarbelakang hidup saya inilah, menyebabkan sampai detik ini saya tidak suka sandal, sepatu, bahkan pakaian modernpun sering saya tidak suka. Saya mau hidup mengenakan koteka, kaki kosong, berjalan-jalan berburu di hutan-rimba. Itu kebebasan sejati, kehidupan yang sempurna yang saya tahu, dan pernah saya jalani sampai usia 13 tahun.

Kaki kosong, alias kaki ayamlah yang membuat saya tidak mengganti channel TV waktu itu.

Ternyata alasan saya dibawa ke situ oleh Sang Pencipta saya ialah supaya saya belajar apa yang diajarkan Bob Sadono.

Pertanyaan ke sekian diajukan oleh wartawan, tetapi untuk saya sebagai pemirsa ini pertanyaan pertama setelah saya tuned ke channel dimaksud. Ia ditanya,"Bagaimana Anda bisa sukses seperti ini?"

Jawabnya singkat, "Anda harus siap gagal 99 kali, sebelum sukses 1 kali." Wah, sontak saja sang wartawan membanjiri Bob Sadono dengan tertawa, kelakar dan pertanyaan lain yang saya tidak mau tulis di sini, tetapi pada prinsipnya meremehkan atau menyatakan sikap wartawan bahwa alasan ini "mengada-ada, bukan dari pengalamannya pribadi".

Bob Sadono berhenti sejenak, menatap wartawan, dan dengan tangannya bergerak juga, dia katakan kepada wartawan, "Saya serius. Ini teori dari pengalaman hidup, bukan teori muluk-muluk yang menggiurkan, tetapi teori dari pengalaman selama puluhan tahun. Anda harus siap gagal dan siap rugi 99 kali, dan bila perlu 999 kali."

Sang wartawan yang awam dalam dunia usaha ini, yang saya nilai sama sekali iidak mengerti apa yang dimaksudkan ini bertanya, "Berarti kita bukan pengusaha cari untung tetapi menjadi pengusaha cari rugi!"

Langsung Bob Sadono menjawab,
"Ya, betul. Tetapi bukan pengusaha cari rugi, yang benar adalah pengusaha siap rugi. Kebanyakan pengusaha di dunia punya mentalitas mau untung, mencari keuntungan sebesar-besarnya, tetapi Anda tahu, banyak pengusaha yang tidak siap untung, apalagi lebih banyak lagi yang tidak siap kalau rugi. Yang tidak siap untung akhirnya terjun ke dunia gelap seperti perjudian, perzinaan, bahkan sampai korupsi. Intinya mereka tidak siap jadi kaya. Gaya hidup membunuh mereka sendiri. Yang tidak siap rugi akhirnya menghentikan kegiatan bisnis mereka, bahkan ada yang mengakhiri hidup mereka sama sekali atau tidak mau hidup di dunia ini lagi.
Jadi, strategi yang tepat ialah pertama-tama, Anda harus siap rugi, dan bukan sekedar siap rugi, tetapi Anda harus siap rugi atau siap gagal 99 kali atau 999.

Lalu sang wartawan tanya kepada Bob, "Kalau mau rugi sebegitu banyak, apakah tidak perlu cari untung?" Lalu jawab Bob, "Nah itu pertanyaan bagus. Yang kita cari ialah rugi 99 aau 999 kali dan untuk sekali." Langsung saja wartawan ini kembali tertawa, menganggap ini ide gila. Melihat reaksi tidak percaya, Bob lanjutnya,
Tunggu dulu. Apakah lebih baik Anda untung 99 kali lalu rugi sekali dan selamanya, ataukah Anda rugi 99 kali tetapi untuk sekali dan untung itu untuk selamanya? Dengan Anda rugi 99 kali tadi, Anda sudah punya amunisi yang cukup dan sanggup menghadapi dunia jenis apapun, masalah bentuk apapun, dan pengalaman ini akan membuat Anda merajai dunia bisnis Anda sampai selama-lamanya. Dan ingat, untung sekali untuk selama-lamanya.
Benar, saya aminkan, dan saya yakini, saya telah tiba kepada channel TV yang tepat, di waktu yang tepat, dan dengan maksud yang tepat pula. Dan maksud itu saya tahu hari ini, 1 Januari 2016, bahwa saya harus siap untuk rugi, dan siap untuk untung. Bukan hanya siap untung dan takut rugi.

Bob Sadono telah pergi, meninggalkan kerajaan bisnisnya untuk anak dan cucunya. Tetapi pengalaman dan pelajarannya ia tinggalkan untuk saya Jhon Yonathan Kwano, sebagai perintis dan pemula Entrepreneurship dan Netpreneruship di Tanah Papua.

Ya, Tuhan Yesus, Tuhan dan Juruselamatku, Tuhan Pohon berkat, berilah hamba-Mu kekuatan, karena saya sudah siap menghadapi kegagalan dan kesuksesan dalam membangun Bisnis Kopi Papua, Bisnis Minyak Buah Merah Papua, Bisnis Noken Papua, Bisnis Gelang Papua, Bisnis Matoa Papua, Bisnis Sagu Papua, ya, bisnis Online dan Offline di Tanah Papua mempromosikan produk-produk unggulan Tanah Papua.
Ya Tuhan, saya siap membawa masyarakat sesuku ku dan sebangsanya memasuki Era pasar MEA tahun 2016. Jauhkanlah kami daripada roh pemalas dan roh kaku bergerak. Berilah kami roh kekuatan, roh keyakinan, semangat untuk dengan gesit dan penuh kepastian melangkah mempromosikan produk-produk dari kekayaan yang ada di Tanah Papua, untuk memberikan manfaat keapda umat manusia sekalian di seluruh muka Bumi.
Biarlah dengan meminum Kopi Papua para penikmat Kopi diberi inspirasi baru dalam menghadapi persoalan dan perjuangan hidup, biarlah dengan Buah Merah Papua semakin banyak penderita penyakit modern yang mematikan sekalipun menjadi sembuh dan sehat-walafiat kembali untuk menjalani hidup mereka sebagaimana mestinya, biarlah dengan noken Papua mereka dapat membawa barang-barang kesayangan mereka dengan aman; dan biarlah produk unggulan Tanah Papua mendapat tempat di hati konsumen di Tanah Papua, di Indonesia, dan di ASEAN.  Dalam Nama Yesus, Tuhan dan Penebus, Pohon Berkat, dari kemarin, hari ini, dan selama-lamanya. Amin.